MGBdMqV8LGF6NqN4LGJ4NqR6MCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Ini dia penjelasan grip, loop dan shadow dalam mbti?

Ini dia penjelasan grip, loop dan shadow dalam mbti?

Apa itu grip, loop dan shadow dalam mbti?

Jika kita ingin memahami tentang Loop, Grip of Inferior dan Shadow dalam MBTI, maka kita harus memahami dulu bahwa setiap tipe dalam MBTI terdiri dari fungsi kognitif Jung.

Susunan 4 huruf pada MBTI disebabkan karena perbedaan seseorang berpikir, menganalisa, dan bertindak terhadap persoalan dan stimulus yang didapatkannya dan dikelompokkan menjadi urutan fungsi kognitif.

Sebagai contoh,

seorang INTJ, maka fungsi kognitifnya adalah Ni-Te-Fi-Se-Ne-Ti-Fe-Si

seorang INTP, Ti-Ne-Si-Fe-Te-Ni-Se-Fi

seorang ESTJ, maka fungsi kognitifnya : Te-Si-Ne-Fi-Ti-Se-Ni-Fe

Jadi, pada dasarnya, berdasarkan hipotesa tersebut, setiap tipe menggunakan 8 fungsi kognitif tersebut dalam kesehariannya,

Empat fungsi kognitif di depan adalah fungsi normal dan digunakan dalam keseharian, sedangkan 4 fungsi selanjutnya adalah fungsi yang diusahakan/digunakan bukan secara alami.

1. Loop

Loop terjadi jika seseorang menggunakan fungsi 1 dan 3 secara terus menerus, seperti loop, dia tidak ada awal dan akhir. Loop ini terjadi pada tekanan stress normal dalam keseharian.

Loop ini adalah hal yang alami bagi tiap tipe. ada orang yang bisa keluar dari loop, sesekali berada di loop, itu tidak menjadi persoalan.

Masalah akan terjadi jika orang tersebut tidak mampu keluar dari loop. Ia terus menerus mengalami loop. Orang tersebut menjadi tidak balance, tidak mencerminkan dia sesungguhnya dan lebih jauh dia tidak bisa produktif.

Sebagai contoh, ESTP, 4 fungsinya adalah

Fungsi 1 : Se

Fungsi 2 : Ti

Fungsi ke 3 : Fe

dan fungsi ke 4 : Ni.

Jika ESTP mengalami loop, maka ia akan menggunakan Se dan Fe saja.

Apa akibatnya? Ini akan membuat ESTP menjadi semacam people pleasure. Ia sibuk menyenangkan orang yang ada di depannya, tanpa tahu tujuannya. Sibuk saja melakukan apapun, hanya untuk menerima apresiasi dari orang-orang. Apakah ini sehat? tentu tidak. Karena orang akan cenderung memanfaatkan tipe ini. Jeleknya, karena ia loopnya Se-Fe, ia hanya menyenangkan orang pada momen saat ini saja. Tidak jarang ESTP akan menggunakan semua fasilitas yang ada untuk membuat orang di sekitarnya senang, tidak peduli apakan itu fasilitas punya sendiri atau milik orang lain, dan melupakan tugas yang harus ia selesaikan.

Hal ini karena ia terlalu larut pada masa kini (Sensing ekstrovert/Se) dan menikmati apresiasi orang lain (Feeling ekstrovert/Fe)

Jika ESTP tahu bahwa dia perlu mengembangkan Ti yaitu fungsi ke 2 nya, ia bisa mengatakan tidak atau menimbang dulu, misal apakah saya tidak akan merugikan pihak lain jika saya mengerjakan ini? Apakah tindakan saya ini sesuai dengan tugas atau tujuan yang ingin saya selesaikan?

Bagaimana jika INTP mengalaminya?

Fungsi INTP adalah Ti-Ne-Si-Fe

Maka Loop INTP adalah Ti-Si, dalam loop INTP akan menjadi seseorang yang berwawasan sempit, merasa paling benar, dan tidak mau menerima masukan. Ia tidak akan menjadi INTP yang berwawasan luas dan bisa melihat konektivitas atas banyak hal serta memberikan solusi tak terduga ata banyak hal.

Hal ini disebabkan karena data yang ia olah pada sisi Ti (Thinking introvert) nya, adalah data dari persepsinya atas masa lalu (Si/Sensing introvert) bukan data baru (Intuisi ekstrovert/ Ne)

Pada titik ekstrim, INTP bisa menjadi pribadi anti sosial, karena terjebak dalam Loop Ti-Si nya, dimana ia merasa, tidak ada yang harus dilakukan dan tidak ada yang bisa dikerjakan, karena semua sudah terbukti tidak efektif.

Seseorang yang berada dalam loop tidak akan merasa ada yang aneh pada dirinya. Ia malah merasa sangat nyaman (terlalu nyaman bahkan). Hingga orang di sekitarnya akan berpikir, "Oh, ya dia sih memang begitu orangnya", dan kasus selesai.

2. Grip of Inferior

Grip of inferior terjadi jika seseorang berada pada tekanan yang berat. Sehingga ia mengandalkan fungsi ke 4 nya untuk mengatasi persoalan yang ia hadapi. Fungsi ini tidak alami, dan akan membuat si pemilik tipe berubah. Tidak hanya tidak produktif, si pemilik tipe juga merasa tertekan. Jika seseorang bisa keluar dari tekanan stress nya, secara normal ia akan kembali ke fungsi awalnya. Persoalan akan terjadi jika ia terus menerus berada dalam fungsi inferiornya tersebut.

Fungsi inferior ini membuat si pemilik tipe tidak nyaman, tapi ia tidak tahu bagaimana cara mengatasi hal itu.

Berbeda dengan loop, grip of inferior membuat orang yang terjebak merasa tidak nyaman, ada yang salah namun dia tidak bisa keluar.

Orang di sekelilingnya pun merasa ada yang salah, namun, orang tersebut juga tidak mampu untuk berpikir jernih.

Sebagai contoh, INTJ (Ni - Te - Fi - Se) yang terjebak dalam grip of inferior nya yaitu Se / sensing ekstrovert.

INTJ akan merasa ingin merasakan momen saat ini, ia jadi suka ke pesta, clubbing, adiksi terhadap game, dan ia tahu ini tidak benar, dan mungkin orang tuanya sudah nyinyir melarang, dia mengerti itu tidak baik, tapi dia tidak bisa lepas, karena grip of inferior itu seperti candu bagi orang tersebut.

Grip of inferior Se pada INTJ juga bisa membuat dia merasa selalu khawatir/cemas sekaligus bergairah secara bersamaan terhadap momen saat ini (Se), bahkan terhadap hal kecil, misalnya bagaimana jika nanti di jalan ban mobil meledak, pasta gigi habis ketika sedang sikat gigi, dan hal remeh yang barangkali orang dengan tipe Se pada fungsi pertamanya, seperti ESTP dan ESFP tidak akan merasakan hal seperti itu.

Fungsi Inferior merupakan fungsi yang disukai, namun tidak terkendalikan, istilahnya "benci-benci tapi rindu".

Tak jarang, orang dengan fungsi inferior tertentu, seperti INTJ dengan fungsi inferior Se, akan tertarik dengan orang yang memiliki fungsi utama/dominan/pertama Se seperti ESTP atau ESFP.

3. Shadow Fuction

Ini adalah kejadian ketika ke 4 fungsinya tidak bisa lagi mengakomodasi tekanan dan persoalan hidup yang di hadapinya. Maka ia akan memakai fungsi 5 sampai ke 8 untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Namun, ketika ia memakai shadow function secara alami, tak jarang fungsi itu muncul dalam bentuk yang buruk.

Sebagai contoh, ENFJ:

Fungsi Dominan/Pertama : Fe

Fungsi Auxiliary/ kedua : Ni

Fungsi Tertiary/ ke 3 : Se

Fungsi Inferior / ke 4 : Ti

shadow ENFJ adalah

Fungsi Opposite / ke 5 : Fi

Fungsi Critical / ke 6 : Ne

Fungsi Trickster/ ke 7 : Si

Fungsi Demon/ ke 8 : Te

ENFJ jika mengalami fungsi Fi, tidak seperti Fi yang dalam bertindak biasanya mengemukakan prioritas atas nilai yang dia pegang, misalnya apa yang seharusnya, mana yang lebih dulu dan seterusnya.

Sebaliknya, ENFJ ketika mengalami fungsi opposite ini akan bertindak "Selfless", dia akan terus melakukan sesuatu seperti tanpa meminta imbalan dan tanpa pamrih, padahal kondisinya barangkali dia sudah lelah, kecapean, tanpa apresiasi yang layak, dimanfaatkan, namun dia tetap melakukan tindakan itu karena dia sudah terbiasa, atau karena dia merasa terikat pada orang itu.

Atau ketika ENFJ mengalami fungsi Critical/ke 6 atau Ne. Ketika ENFJ sudah membuat suatu prioritas, menyusun rencana dan akan meneksekusikan rencananya, tekanan dapat mengubahnya ke dalam fungsi trickster/ Ne, dia melihat banyak kemungkinan sehingga dia menunda-nunda eksekusi rencananya, atau menutup kemungkinan dan penyempurnaan rencananya atas masukan dari Ne.

Fungsi Trickster bagi ENFJ adalah Si atau Sensing introvert. Dengan Si sebagai fungsi trickster atau ke 7, ENFJ bisa jadi mengabaikan kesehatan, rasa lapar dan haus, dan lebih jauh, ketika ia terikat dengan orang dominan Si seperti ISxJ, ENFJ bisa merasa pengalaman tidak menyenangkan, dimana ia bisa merasa salah paham dengan tindakan mereka, dan merasa diperangkap atas sudut pandang yang mereka berikan terhadap ENFJ.

Fungsi terakhir adalah Te atau Thinking ekstrovert. ENFJ fungsi utamanya adalah mempertahankan keharmonisan, hubungan baik dan relasi antar manusia dalam komunitasnya.

Konflik sering terjadi pada ENFJ dengan orang bertipe Te dominan seperti ExTJ, dimana ENFJ melihat mereka sebagai orang yang mendominasi, penuntut dan dingin.

Sedangkan ENFJ yang mengalami tekanan karena melihat ketidak efektifan di sekitarnya, bisa menjadi pribadi yang penuh kecemasan, mudah tersinggung, seakan merasa "sesuatu yang buruk sedang terjadi" tapi tidak tahu dari mana berasal. Ia juga akan membuat rencana yang terburu-buru, membuat prosedur tidak masuk akal untuk menyelamatkan ego dan rasa ketidaknyamanan mereka.

Loop dan grip of inferior ini jika dipakai pada 16 tipe lainnya, bisa digunakan untuk menganalisa bagaimana seseorang mengalami gangguan psikologis misal, General Anxiety Disorder, Narsistic Personality Disorder, dan penanganannya bisa digunakan dengan melakukan pendekatan fungsi kognitif, sesuai masing-masing tipe.

Sedangkan mengenal shadow function dapat memperbaiki sudut pandang seseorang dalam melihat dan menilai sesuatu, menolong diri sendiri dalam berinteraksi dengan orang lain, menyusun prioritas dan pada akhirnya memperbaiki kualitas hidup seseorang.

Sumber:quora.com
Share This Article :
Candra fitriyanto

Mahasiswa matematika namun lebih suka sastra.

5606159572399492275

Subscribe