MGBdMqV8LGF6NqN4LGJ4NqR6MCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Pengelompokan Ilmu Dalam Islam : Perspektif Burhani

Pengelompokan Ilmu Dalam Islam : Perspektif Burhani

Pejuangspd. Com- Dalam pandangan islam mengatakan bahwasan nya ilmu adalah suatu pengetahuan yang di dapatkan dengan sungguh sungguh oleh para ilmuan muslim yang telah mengkaji masalah kehidupan di dunia maupun di akhirat dengan pedoman wahyu allah.
Seperti yang telah kita pelajari bahwa ilmu merupakan sebuah hasil dari pemikiran baik melalui metode ilmiah,  rasional, maupun empiris yang telah di uji dalam kehidupan di dunia baik melalui akal, indra dan juga empiris.

Ilmu bukanlah sesuatu hal yang di dapatkan hanya dengan sekali proses, namun ilmu juga bukan suatu hal dengna perjalanan panjang yang harus di ulang-ulang dan di tinjau kembali.Karena ada masanya saat ilmu memasuki masa yang sangat disiplin sekligus atau ketat.

Pada sejarah ilmu pengetahuan,awal mulanya ilmu pengetahuan muncul dari suatu induk saja yakni ilmu filsafat, dan ilmu filsafat tersebut merupakan suatu akar atau induk dari suatu ilmu pengetahuan.

Dan yang sudah kita ketahui bahwasannya ilmu pengetahuan diperoleh melalui metode ilmiah, yang merupakan gabungan antara empiris dan rasional yang mengakibatkan objek dari kajian telaahnya yaitu keseluruhan aspek kehidupan yang mampu diuji oleh empiris, panca indra dan akal.
           
Pada umumnya setiap orang pasti memiliki keyakinan atau kepercayaan terhadap suatu agama. Agama dalam kehidupan manusia berfungsi sebagai suatu sistem nilai yang memuat norma-norma tertentu. Pada hakikatnya agama ialah keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Kuasa dan wajib dipatuhi oleh para hamba-Nya, dalam menyampaikan pedoman-pedoman atau ajaran-ajaran untuk manusia melalui wahyu yang diturunkan-Nya.
           
Terdapat beberapa pengelompokan Islam yang dipaparkan dalam perspektif Bayani, Burhani dan Irfani. Disini akan dibahas mengenai perspektif Burhani. Kata Burhani berasal dri Bahasa Arab Al-Burhan yang berarti sebagai argumentasi yang jelas dan kuat. Perspektif Burhani mempunyai pandangan bahwasannya segala sumber ilmu pengetahuan berasal dari akal. Perspektif Burhani bertumpu pada sistem empirik yang lebih mengandalkan akal, seperti indra atau pengalaman sesuai dengan daya rasional untuk mengetahui mengenai alam semesta. Kerja Burhani menekankan pada kekuatan argumentatif yang bertumpu pada kekuatan empiris. Perspektif Burhani dikembangkan oleh Ibnu Sina, Al-Farabi dan lain-lain. Lebih lengkapya sialahkan kunjungi link berikut DISINI
           
Maksud perspektif Burhani ialah mempertimbangkan suatu kebenaran pada suatu peristiwa dengan menggunakan akal manusia dan pengalaman manusia, yang tidak ada kaitannya dengan wahyu Sang Pencipta. Dapat disimpulkan bahwasannya ilmu yang diperoleh dari perspektif Burhani ialah humanitis, realistis dan empiris. Nilai pengetahuan melalui proses observasi, eksperimen, ataupun melalui proses lain baik yang bersifat alami maupun sosial.
           
Penerapan pada perspektif Burhani ini sesuai dengan ungkapan yang berda atau terkandung di daalam Al-Quran. Didalam Al-Quran banyak sekali ayat-ayat yang membahas tentang peranan manusia dalam mengusut kebenaran. Sesuai dengan pernyataan yang berada di Al-Quran, sudah terbukti bahwasannya akal manusia mampu mengusut suatu kebenaran dari kejadia-kejadian yang telah terjadi.


Jika ingin memiliki makalah  Download di SINI
Share This Article :
Candra fitriyanto

Mahasiswa matematika namun lebih suka sastra.

5606159572399492275

Subscribe