MGBdMqV8LGF6NqN4LGJ4NqR6MCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Tujuan dan Manfaat Mempelajari Metodologi studi Islam



Tujuan dan Manfaat Mempelajari Metodologi studi Islam

 

Sebagai usaha untuk lebih mempelajari secara mendalam mengenai agama islam dan seluk-beluk yang berkenaan mengenai ajaran agama islam, tentu saja dalam studi islam telah mempunyai haluan yang sangat jelas sekaligus mengarahkan ke mana studi islam tersebut ditujukan. 

Adapun arah dan tujuan dalam mempelajari metodologi studi islam ini adalah untuk mempelajari secara mendetail tentang apa dan bagaimana hakikat agama islam itu dan bagaimana posisi beserta dengan hubungannya dengan agama-agama lain yang berbaur dengan kehidupan budaya masyarakat, mempelajari lebih dalam lagi mengenai pokok-pokok kaidah ajaran agama islam yang asli dan bagaimana penjabaran serta operasionalisasinya terhadap pertumbuhan dan perkembangan budaya dengan peradaban islam sepanjang sejarahnya, memperdalam pengetahuan terhadap dasar-dasar hukum aturan agama islam yang tetap abadi dan dinamis dan bagaimana aktualisasinya, dan lebih mempelajari lebih dalam tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar ajaran agama islam dan bagaimana realisasinya dalam membimbing dan mengarahkan serta mengontrol perkembangan budaya dan perkembangan budaya dan peradaban manusia pada zaman modern sekarang ini. 

Selain dari hal itu, manfaat dari dalam memperdalam metodologi studi islam ini ialah memberikan ruang dalam pemikiran yang lebih kritis terhadap fenomena tentang agama sehingga tidak ada anggapan bahwa ajaran agama islam ialah klasik, menyeimbangkan terhadap alur pemikiran keagamaan yang sering kali menonjolkan warna ide-ide bersifat keagamaan yang bersyarat teologis-partikularistik (berdasar kepada hal-hal yang bersifat egosentris dan mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok khusus).

Dalam kamus lengkap praktis Inggris-Indonesia serta Indonesia-Inggris bahwa inside artinya dalam atau ke dalam, sedangkan outside artinya sebelah luar, dan circle artinya lingkaran.[1] Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa inside outside circlemerupakan dua buah lingkaran yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain yaitu lingkaran dalam atau lingkaran kecil dan lingkaran luar atau lingkaran besar. Dan dari kesemuanya ini merupakan metode pembelajaran ini dimana peserta didik saling bertukar informasi pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yag bereda, pola sistem teratur, dan dalam waktu yang singkat. Dengan adanya metode ini, maka tujuan dalam metodologi studi islam dapat berlangsung sebagaimana mestinya, bahkan dapat dikatakan akan mengalami proses yang sangat ideal.


[1] Dedi Wahyudi dan Lilis Marwiyanti, “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK” 7 (2017): 16.
Share This Article :
Candra fitriyanto

saya adalah mahasiswa tadris matematika IAIN Metro Lampung

5606159572399492275

Subscribe