MGBdMqV8LGF6NqN4LGJ4NqR6MCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Ruang Lingkup Islam Sebagai Gejala Budaya



Islam Sebagai Gejala Budaya




Kebudayaan atau budaya berasal dari kata budaya. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan,dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan bersifat abstrak.

Pada hakikatnya kebudayaan hanya dimiliki oleh manusia. Dengan adanya kebudayaan, manusia akan menciptakan suatu pola pikir, pengetahuan, dan norma yang lebih maju dari sebelumnya. Dengan demikian, kebudayaan merupakan suatu rekayasa manusia yang menciptakan suatu tingkah laku dan gerak.

Islam lahir bukan dari kebudayaan melainkan dari Allah SWT. Dan kebudayaan yang lahir dari Islam disebut kebudayaan Islam. Sehingga hasil dari kebudayaan Islam adalah terlahirnya tatanan masyarakat yang baik, menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, dan dapat berkembang pesat, sehingga dapat menghapus kebodohan . 

Pembicaraan tentang Islam dalam diskusi kebudayaan selalu mmenjadi sesuatu yang menarik untuk kita bahas. Menurut Amer Al-Roubai, Islam bukan merupakan hasil dari produk budaya.Akan tetapi, Islam merupakan pembangun sebuah budaya pada suatu peradaban. Banyak pula pendapat yang menyatakan bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan, akan tetapi ada pula yang berpendapat bahwa kebudayaan merupakan hasil dari agama. Dengan demikian, kita dapat mulai meletakan Islam dalam kehidupan sehari-hari . Kita juga bisa membangun kebudayan Islam atas dasar landasan keislaman pula.

Jadi Islam mempunyai dua aspek, yaitu segi agama dan segi kebudayaan. Oleh karena itu, ada Agama Islam dan ada pula kebudayaan Islam. Namun, antara keduanya dapat dibedakan, akan tetapi dalam Islam keduanya tidak dapat dipisahkan. Dan diantara kedua hal tersebut semuanya membentuk sebuah integrasi.[1]

Agama dan kebudayaan dapat saling mempengaruhi satu sama lainnya,karena keduanya adalah nilai dan simbol. Agama merupakan simbol ketaatan kita terhadap Tuhan. Sedangkan kebudayaan adalah supaya manusia dapat menjalankan hidup dengan lingkungan disekitarnya. Jadi kebudayaan agama merupakan simbol yang dapat mewakili agama.

Didalam Islam sendiri dikendldengan yang namanya zona-zona kebudayaan, dan setiap zona memiliki ciri khas tersendiri. Namun para ahli telah menyepakati terkait dengan kebudayaan Islam, bahwa berkembangnya kebudayaan menurut Agama Islam bukanlah bebas akan nilai, tetapi terikat akan nilai-nilai . Keterikatan tersebuttidak hanya terbatas pada nilai insani akan tetapi dapat menembus pada nilai-nilai ilahi yang merupakan pusat dari sebuah nilai. Nilai Ilahi yakni keimanan kepada Allah SWT. Dan iman dapat mewarnai segala aspek kehidupan umat manusia atau memengaruhi nilai-nilai Islam itu sendiri.


[1] “ISLAM DAN KEBUDAYAAN.”
Share This Article :
Candra fitriyanto

Pemuda dari desa yang ingin menjadi pebisnis, yang saat ini masi bekuliah di IAIN Metro Lampung Tandris Matematika (alamat: Mujirahayu kecamatan; seputih agung Kab: lam-teng)

5606159572399492275