MGBdMqV8LGF6NqN4LGJ4NqR6MCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Definisi Metodologi Studi Islam

DEFINISI METODOLOGI STUDI ISLAM
ANNISA AYU ULIL AMRI
TADRIS MATEMATIKA
INSTITUT  AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
Jl. Ki. Hajar Dewantara 15a, Iringmulyo,Kota Metro, Lampung 34111
E-mail: annisaulil05@gmail.com

Abstrak

Dalam kajian studi islam ini tentu saja bertujuan untuk mengetahui tentang pengertian metodologi studi islam dan pentingnya mempelajari mata kuliah ini. Metodelogi studi islam juga bernamakan metodelogi studi agama. Sedang, agama sendiri bermaknakan pendidikan yang bermula dari Tuhan atau hasil resapan manusia yang terdapat dalam kitab suci yang tidak ditulis di atas helaian secarik kertas, tidak juga dikatakan oleh lidah melalui suara, melainkan terlukis menggunakan tinta ciptaan Allah di ruang dan kamar-kamar hati dalam fitrah manusia. Agama dan jenis-jenisnya sangatlah pokok sebagai bekal kita menjalani hidup. 

Hal yang mendasari alasan pentingnya sebuah agama dilatarbelakangi oleh fitrah manusia, kelemahan dan kekurangan manusia, serta tantangan yang berhubungan dengan godaan. Seiring dengan zaman yang semakin global ini, kasus-kasus pelanggaran terhadap kaidah-kaidah agama juga semakin bermunculan. Cara yang dapat dilakukan salah satunya ialah dengan memangkas peristiwa ini dengan tertanamnya pendidikan berkarakter.

Berperan selaku agama sakral yang diridhoi Allah teruntuk umat seluruh manusia, islam bisa dijadikan  jalan keluar yang baik. Hal yang mendasari itu dikarenakan ajaran islam dapat mengatur seluruh sistem kehidupan yang manusia lakukan, misalnya tentang pendidikan anak. Oleh sebab itu, fungsi metodologi studi islam ini salah satunya ialah membubuhi pengajaran mengenai bagaimana cara memberikan ajaran dan pendidikan kepada anak-anak dengan jalan, metode, dan pengaplikasiannya yang patut dan sesuai syariat islam untuk membangun karakter yang terpuji di dalam diri mereka. Secara bahasa, pendidikan anak merupakan bimbingan  kepada anak-anak yang bisa dibimbing oleh orang tua mereka, atau guru sebagai pengajar maupun masyarakat. Pendidikan yang akan diperuntukkan bagi anak-anak inilah yang memiliki peran penting dalam pengembangan suatu negara untuk kehidupan dan kemajuan pada waktu yang akan mendatang. Pendidikan ini juga yang seharusnya ditanamkan sejak dini, supaya melahirkan generasi yang bermartabat. Kurang lebih begitulah seperti tujuan dalam memberikan pendidikan islam agar semakin maju zaman ini, maka semakin maju pula pola pikir manusia, sehingga tak ada lagi fenomena-fenomena mengenai pengingkaran norma agama.

Metodologi ini adalah suatu doktrin yang pada mulanya berawal dari tata tertib Tuhan dalam agama islam. Ruang ligkup studi ini mencakup seluruh rangkaian, sistem, dan fenomena di dalam kehidupan manusia ini adalah tentang bagaimana manusia dapat memanagemen waktu dengan secermat dan sebaik-baik mungkin dalam melakukan kebaikan (amaliah). Para zaman kehidupan Rasulullah SAW, metodelogi studi islam ini diaplikasikan di masjid-masjid. Dengan mempelajari metodelogi studi islam ini, manusia diharapkan mampu menjadi teladan yang baik dalam menerapkan ajaran islam agar menjadi muslim sejati yang bijak dalam menyikapi zaman modern dan era globalisasi.

Kata kunci: Agama dan karakteristiknya, pentingnya agama, metodologi studi islam, ruang lingkup, kedudukan metodelogi sudi islam, dan tujuan mempelajari metodologi studi islam.

adapun definisi atau pengertian metodologi studi islam ini di bagi menjadi beberapa bagian seperti di bawah ini:



 Kesimpulan 

Metodolog adalah cara atau jalan yang kita tempuh untuk meraih atau mengapai cita-cita yang diinginkan, Metode dibagi menjadi lima yaitu metode historis, metode sosiologis, metode psikologis, metode anthropologis, dan pendekatan fenomenologis. Pendidikan islam yaitu pendidikan yang mengajarkan umat manusia agar memiliki ahlak yang baik, supaya patuh, tanduk dan taat kepada perintah Allah SWT, dan menjauhi segala laranganya. Pendidikan islam adalah pendidikan yang dipahami dan dikembangkan serta disusun berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dan bersumber pada Al-qur’an dan Hadist. mata kuliah metodelogi studi islam ini bertujuan untuk meberikan petunjuk bagi seluruh maha siswanya, agar mencapai sesuatu yang diinginkanya dengan berdasarkan syariat islam.

 Ruang lingkup Studi Islam mencakup semua bidang kehidupan manusia, studi islm berkembang pesat baik dinegara muslim maunpun non-muslim. Kedudukan metodelogi studi islam ini sangatlah penting tanpa pendidikan suatu negara tidak akn berkembang maju, dan pendidikann islam merupan pendidikan yang membentuk ahlak, prilaku yang baik. Kedudukan Metodelogi Studi Islam sangat penting dikarenakan metodologi studi islam ini merupakan pendidikan yang dibutuhkan seluruh umat manusia karena didalam pendidikan islam diajarkan kebaikan, supaya berahlak baik, tanduk, patuh kepada Allah, melaksnakan perinah Allah dan menjauhi segala larangannya. Islam merupakan jalan menuju surga Allah. Al-quran dan hadist merupakan pedoman seluruh umat manusia.
 

REFERENSI

“10ipi113363.pdf,” t.t.
Adam Sumarlin. “Pendidikan Humas Perspektif Islam (Konsep Dan Implementasinya Dalam Proses Belajar Mengajar).” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 3, no. 1 (2015).
Ahimsa-Putra, Heddy Shri. “FENOMENOLOGI AGAMA: PENDEKATAN FENOMENOLOGI UNTUK MEMAHAMI AGAMA.” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 20, no. 2 (26 Februari 2016): 271. https://doi.org/10.21580/ws.2012.20.2.200.
Ainissyifa, Hilda. “Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pendidikan Islam” 08, no. 01 (t.t.): 26.
Ainisyifa Hilda. “Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Islam.” Jurnal Pedidikan Universitas Garut 8, no. 1 (2014).
Amar Isrofil. “Studi Normatif Pendidikan Islam Multikultural.” Islamica 4, no. 2 (2010).
Asmawi. “Peluang Dan Tantangan Formulasi Metode Studi Islam.” Islamica 5, no. 1 (2010).
Asmawi, Asmawi. “Peluang dan Tantangan Formulasi Metode Studi Islam.” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 1 (22 Januari 2014): 77. https://doi.org/10.15642/islamica.2010.5.1.77-87.
———. “Peluang dan Tantangan Formulasi Metode Studi Islam.” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 1 (22 Januari 2014): 77. https://doi.org/10.15642/islamica.2010.5.1.77-87.
Azhar, Muhammad. “METODE ISLAMIC STUDIES STUDI KOMPARATIF ANTARA ISLAMIZATION,” t.t., 14.
Azhar Muhammad. “Metode Islamic Studies: Studi Komperatif Antara Islamization Of Knowledge Dan Scientification.” Mukaddimah 18, no. 26 (t.t.).
Kuswojo Pandi. “Ketentuan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Melalui Metode Kisah.” Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 1 (2012).
Mudawam, Syafaul. “Syariah – Fiqih – Hukum Islam” 46 (2012): 48.
———. “Syariah – Fiqih – Hukum Islam” 46 (2012): 48.
Nurcahyono, Moh Lutfi. “METODOLOGI PENEMUAN HUKUM ISLAM,” t.t., 24.
Ruslin Ismah Tita. “Eksistensi Negara Dalam Islam.” Jurnal Politik Profetik 6, no. 2 (2015).
Ruslin, Ismah Tita. “EKSISTENSI NEGARA DALAM ISLAM” 6 (2015): 25.
Sulaiman Abu Hamid. “(ed),Islamization Of Knowledge, General And Work Plan,” t.t.
Susanto, Edi. “PENDIDIKAN AGAMA ISLAM; ANTARA TEKSTUALIS NORMATIF DENGAN KONTEKSTUALIS HISTORIS” 4 (2009): 20.
Susanto Edi. “Pendidikan Agama Islam: Antara Tekstualis Normatif Dengan Kontekstualis Historis.” Tadris 4, no. 2 (2009).
Susanto, Edi. “PENDIDIKAN AGAMA ISLAM; ANTARA TEKSTUALIS NORMATIF DENGAN KONTEKSTUALIS HISTORIS” 4 (2009): 20.
Wahyudi, Dedi, dan Lilis Marwiyanti. “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK” 7 (2017): 26.
Wardani. “Agenda Pengembangan Studi Islam Di Perguruan Tinggi.” Khazanah 13, no. 2 (2015).
Widhiyoga, Ganjar. “NORMATIVITAS PERANG DALAM ISLAM” 2 (2013): 12.
Za Rabrani. “Islamic Studies Dalam Pendekatan Multidisipliner(Suatu Kajian Granual Menuju Paradigme Global).” Jurnal Ilmiah Peuradeun 2, no. 2 (2014).
Share This Article :
Candra fitriyanto

saya adalah mahasiswa tadris matematika IAIN Metro Lampung

5606159572399492275

Subscribe